6 Teknik Sederhana Untuk Fotografi Makro

6 Teknik Sederhana Untuk Fotografi Makro

- Kamera
190

Fotografi Makro yaitu fotografi dengan jarak yang sangat dekat pada objek yang akan di potret, untuk hasil gambar yang lebih detail dan tajam.

 

SEMANGAT45.CO- Fotografi Makro yaitu fotografi dengan jarak yang sangat dekat pada objek yang akan di potret, untuk hasil gambar yang lebih detail dan tajam, namun tidak memerlukan bantuan alat pembesar optik, seperti mikroskop

Fotografi makro biasanya memiliki rasio 1:1 yaitu besar gambar yang di hasilkan sama ukurannya dengan benda aslinya.

Pada umumnya fotografi makro memiliki objek foto binatang-binatang kecil, seperti: serangga, lalat, lebah, kupu-kupu, semut dan objek kecil lainnya untuk mengeksplorasi detail dan tekstur yang tidak tampak jelas secara kasat mata, tapi jika di foto secara makro tekstur objek-objek tersebut akan terlihat secara lebih detail pada foto.

Berikut kami memiliki beberapa teknik fotografi makro untuk anda.

1. Pilihlah lensa terbaik

Jarak fokus lensa makro umumnya berkisar antara 50mm hingga 200 mm. Meskipun kebanyakan lensa zoom mengusung pengaturan makro, biasanya kemampuan untuk memperbesar gambar kurang dari setengah ukuran lensa makro sebenarnya, serta perbandingannya di mulai dengan 1:1 dan tidak kurang. Sebuah lensa berukuran 50-60 mm cocok untuk fungsi umum makro, tetapi jika anda ingin subjek lebih tajam, anda harus menggunakan lensa dengan jarak 100mm, tapi harganya lebih mahal lagi. Untuk objek seperti kupu-kupu dan capung, pemilihan lensa jenis ini sangat cocok, karena focal length yang di miliki juga harus lebih fokus. Lensa dengan jarak 150-200 mm adalah yang termahal, tapi anda akan mendapatkan gambar yang lebih tajam saat memotret subjek yang sedang terbang, seperti kupu-kupu.

2. Gunakan tabung ekstensi untuk mendekatkan jarak fokus lensa 

Tabung ekstensi yang terletak antara bagian belakang lensa dan bodi kamera membuat lensa menjadi semakin fokus dan menghasilkan gambar yang lebih jernih untuk subjek yang kecil. Sebagai contoh, anda dapat memotret sebuah bunga besar yang dihinggapi seekor kumbang dengan sebuah lensa pembesaran berukuran 18mm hingga 200mm dan dengan tambahan sebuah tabung ekstensi berukuran 20mm. Cara ini secara alternatif lebih murah dibandingkan anda membeli sebuah lensa makro, yang tidak begitu cocok untuk di gunakan di luar ruangan. Serta, dengan tabung ekstensi yang pas, anda dapat membidik subjek anda secara lebih tajam lagi, dengan jarak fokus yang lebih dekat. Tambahkanlah tabung ekstensi pada kamera anda lebih banyak lagi, sehingga anda dapat memotret foto makro secara tidak terbatas.

3. Dapatkan pola komposisi yang terbaikMeskipun anda dapat meng-crop foto a

nda kemudian, akan lebih baik untuk mendapatkan komposisi yang sudah baik langsung dari kamera (tanpa cropping) pada data, serta memotret sebanyak mungkin. Dengan pola close-up yang detail, anda dapat memenuhi frame secara menyeluruh sehingga tidak ada jeda pada tampilan gambar. Untuk alternatif lain, perlihatkan seluruh pola pada tampilan gambar.

4. Titik Fokus

Hal yang sangat penting, yaitu untuk mengatur titik fokus ketika memulai fotografi makro dengan subjek yang kecil. Anda dapat secara dramatis mengubah tampilan gambar dengan memilih titik fokus yang tepat. Sebagai contoh, anda dapat memotret dua gambar dengan bukaan aperture yang sama maksimal, tetapi fokus dirubah dengan jarak beberapa milimeter untuk menghasilkan efek yang sangat berbeda.

5. Hindari guncangan pada kamera 

Tak peduli seberapa baik tangan anda memegang kamera saat memotret foto makroguncangan kamera tetap saja seringkali mengganggu foto anda. Anda juga harus selalu menggunakan tripod dalam fotografi makro. Jika anda memilikinya, anda harus menggunakan remote untuk menekan tombol shutter dengan tepat, agar efek blur pada subjek anda tidak berlebihan.

6. Pencahayaan yang tepat 

Memberikan pencahayaan yang tepat untuk subjek anda merupakan hal terpenting dalam fotografi makro. Cahaya alami merupakan hal terbaik jika itu memungkinkan, tapi kadang-kadang juga anda membutuhkan sumber cahaya tambahan. Apapun yang anda potret, jangan menambahkan cahaya flash pada kamera anda, karena itu dapat merusak subjek foto makro anda. Sebagai gantinya, gunakanlah alat untuk memindahkan cahaya yang sudah ada atau gunakanlah cahaya flash untuk menyebarkan cahaya buatan secara lebih alami. Pencahayaan yang tepat telah dilakukan dalam beberapa jenis fotografi, tetapi dalam fotografi makro, ini sangat penting, sebab sekecil apapun bayangan cahaya yang ada dapat merusak kesempurnaan gambar yang anda telah susun.

You may also like

6 Teknik Sederhana Untuk Fotografi Makro