Bebek Timbungan Kuliner Khas Bali, Resep Warisan Leluhur

Bebek Timbungan Kuliner Khas Bali, Resep Warisan Leluhur

- Kuliner
146

Bebek timbungan merupakan kuliner khas Bali yang biasanya disajikan menjelang Hari Raya Galungan. Kelezatan bebek timbungan didapat dari olahan bumbu dan rempah serta sajian bebek yang dimasak hingga empuk.

 

SEMANGAT45.CO – Selama ini kalau ke Bali yang dipikirkan untuk kulinernya adalah ayam betutu, rujak kuah pindang, sate lilit dan plecing kangkung. Apakah kamu sudah mencoba kuliner tertua khas Bali ? Nama kulinernya adalah bebek timbungan, Bebek timbungan adalah kuliner khas Bali yang terkenal dan tertua.

Bebek timbungan sejatinya merupakan salah satu sajian terkenal dan tertua dari Pulau Dewata. Dikutip dari naskah kuno Dharma Caruban, timbungan jadi salah satu menu paling tradisional dalam upacara ritual di Bali.

Kemunculannya pun hanya ada di ritual upacara adat Bali saja. Bahkan, makanan ini kerap disajikan untuk para raja atau pejabat tinggi di pesta pada zaman dahulu, tapi belakangan ini sudah mulai banyak beberapa restoran di Bali yang menyajikan menu ini untuk dihidangkan kepada wisatawan.

Timbungan sendiri berasal dari kata embung atau timbung yang memiliki arti bambu. Jadi, bebek timbungan adalah hidangan daging bebek yang dimasak dengan bumbu basa genep (racikan bumbu utama khas Bali) menggunakan bilah bambu.

Selama ini menu bebek timbungan merupakan kuliner khas Bali yang biasanya disajikan menjelang Hari Raya Galungan. Kelezatan bebek timbungan didapat dari olahan bumbu dan rempah serta sajian bebek yang dimasak hingga empuk.

Apalagi ditambah nikmat jika disantap dengan nasi putih panas dan sambal matah yang juga khas Bali. Sajian khas dan istimewa yang dihidangkan dengan mempertahankan komposisi dan cara pengolahan sesuai dengan resep warisan leluhur.

Proses memasak bebek timbungan memakan waktu cukup lama. Hampir seharian penuh. Bebek dimasak dahulu selama 15 jam, lalu dikukus di dalam bambu selama 10 jam.

Tak heran, teksturnya sangat lembut. Bau ‘prengus’ khas bebek pun tak tercium. Tenggelam dalam aroma rempah.

Baluran bumbu basa genep membuat cita rasanya gurih, meresap hingga ke dalam serat daging. Perlahan, tercecap pula rasa pedas yang tak terlalu kuat. Sambal matahnya terasa segar dan cukup membakar lidah, membuat keringat bercucuran saat menyantapnya.

Bebek timbungan dimasak dalam kurun waktu yang lama, sehingga lemak dalam daging bebek bakal keluar dan menjadi penyedap alami jadi citarasa daging bebeknya bener-bener gurih.

Daging bebek yang digunakan juga merupakan daging bebek pilihan , Bebek timbungan punya tekstur daging yang empuk, jelas aja soalnya tadi proses masaknya juga lumayan lama. Padahal kan aslinya daging bebek teksturnya agak alot. Bumbunya pun meresap kedalam daging ditambah lagi aroma bekas pembakaran yang khas banget.

Bumbunya juga tidak terlalu pedas, jadi masih bisa banget dinikmati sama kamu yang tidak doyan makanan pedes atau buat anak-anak. Untuk menikmati bebek timbungan ini, kamu bisa makannya pake nasi putih yang hangat. 

Related Posts

You may also like

Bebek Timbungan Kuliner Khas Bali, Resep Warisan Leluhur