Berusia 50 Tahun, Jannifer Lopez Masih Bisa Tampil Memukau, Ini Rahasianya

- Selebritis

saat tampil di Superbowl Show pada Minggu (2/2) lalu dengan pole dance-nya dan gerakan tubuhnya saat bernyanyi membuat para hadir berdecap kagum.

SEMANGAT45.CO- Meski berusia 50 tahun, Jannifer Lopez tatap bisa tampil memukau di hadapan penggemarnya. Hal tersebut dia buktikan saat tampil di Superbowl Show pada Minggu (2/2) lalu dengan pole dance-nya dan gerakan tubuhnya saat bernyanyi membuat para hadir berdecap kagum. 

Masih bisa tetap tambil memukau membuat banyak orang bertanya-tanya program diet dan latihan rutin apa yang sudah dia jalani. Sehingga diusianya yang tidak muda lagi masih memiliki tubuh dan stamina yang baik.

Mengutip Harper's Bazaar Australia perempuan yang pernah menjadi Sexiest Woman Alive versi majalah FHM dua kali berturut-turut rutin latihan dan fokus dalam berolahraga.  Berikut ini pola latihan olahraga J-Lo untuk mendapatkan tubuh 'sixpack' dan bugarnya.

Lopez menemukan bahwa waktu terbaik untuk berolahraga adalah pagi hari. "Saya tidak suka melakukannya di sore hari. Akan lebih sulit untuk bisa melakukannya ketika saya sudah memulai hari saya," ucapnya seperti yang diberitakan  CNNIndonesia.

Dia mengatakan kunci untuk mendapatkan tubuh bugar dan tubuh sixpacknya tidak mudah. Dia harus melakukannya dengan sungguhnya-sungguh. Bahkan dia harus berlatih dengan beberapa pelatih. 

Dia menjelaskan saat di New York dia berlatih dengan David Kirsch. Namun saat di LA dia berlatih dengan yang lain.  "Ketika saya di LA, saya bekerja dengan Tracy Anderson. Saya suka keseimbangan yang mereka berdua berikan kepada saya. Mereka memiliki dua pendekatan yang sangat berbeda. Saya suka beralih ritme," imbuhnya. 
 
Ketika berolahraga dengan Anderson, ia mengambil pendekatan yang sedikit lebih santai untuk rutinitasnya, melakukan sesi-sesi yang dilakukannya lebih cenderung freestyle, dan menggabungkan latihan beban untuk lengan dengan gerakan yang menyatukan bokong, paha, dan perutnya. 

Latihan Lopez dengan Kirsch memiliki intensitas yang sedikit lebih tinggi. Pelatih menjelaskan bahwa latihan mereka biasanya terdiri dari kickboxing, pelatihan sirkuit, lunges, burpees, dan latihan perut, termasuk memasukkan latihan HIIT ke dalam programnya.
 
Bagian Kaki
 
J-Lo meningkatkan latihan kekuatannya untuk belajar bagaimana menari tiang untuk perannya di film Hustler. Menurut postingan Instagramnya di bulan November 2019, J-Lo menunjukkan betapa intensnya latihan yang ia jalani. J-Lo tampak melakukan leg press dengan repetisi rendah namun dengan beban berat.
 
Bokong

Menurut pelatihnya, David Kirsch, satu gerakan yang dimasukkan JLo ke dalam latihannya untuk membuat bokongnya lebih lean adalah jalan platipus. Teknik squat rendah ini bekerja pada paha bagian dalam serta mengangkat dan memberi tekanan pada bokong untuk membuatnya lebih terdefinisi.

Tubuh bagian atas
 
Gerakan favorit Jennifer Lopez untuk mengencangkan tubuh bagian atasnya adalah dengan gerakan Spiderman push-up. Langkah ini menggabungkan bola bosu untuk dengan target bagian lengan, dada, dan core.
 
Namun jika ditilik lebih lanjut, kunci utama dari seluruh rutinitas J-Lo adalah pola pikirnya akan hidup sehat dan konsistensi. Menurutnya, olahraga bukanlah sebuah beban atau kewajiban, tetapi lebih pada sesuatu yang baik bagi tubuhnya yang membuatnya bahagia.

Berita Terkait

You may also like

Berusia 50 Tahun, Jannifer Lopez Masih Bisa Tampil Memukau, Ini Rahasianya