Demo Masak Hingga Membatik Meriahkan Indonesia Day Di Liechtenstein

Demo Masak Hingga Membatik Meriahkan Indonesia Day Di Liechtenstein

- Inspirasi
141

Berbagai acara termasuk demo memasak, pelatihan menari, hingga praktik membatik memeriahkan gelaran Indonesia Day yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bern pada Rabu (30/10) di kompleks Universitas  Universitas Liechtenstein, Vaduz, ibu kota Liechtenstein.

 

SEMANGAT45.CO - Berbagai acara termasuk demo memasak, pelatihan menari, hingga praktik membatik memeriahkan gelaran Indonesia Day yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bern pada Rabu (30/10) di kompleks Universitas  Universitas Liechtenstein, Vaduz, ibu kota Liechtenstein.

Mahasiswa dan staf universitas mengikuti rangkaian lokakarya Indonesian Day yang dimulai dengan acara demo memasak menurut siaran pers Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Bern pada Jumat.

Pada kesempatan itu, para peserta berkesempatan memasak rendang, nasi kuning, pastel, dan dadar gulung. Kebanyakan peserta mengaku baru tahu bumbu-bumbu masakan Indonesia seperti kemiri, daun salam, dan daun pandan.

Setelah demo masak para peserta memilih rendang sebagai makanan favorit.

Peserta lokakarya Indonesian Day juga berkesempatan praktik membatik, mulai dari menggambar motif batik, menggunakan canting untuk menorehkan malam, sampai mewarnai dan mengeringkan kain yang sudah dibatik.

Mereka juga bisa mengikuti sesi latihan menari Bali. Gerakan tari yang rumit tidak menyurutkan semangat peserta untuk berlatih.

Rangkaian Indonesian Day ditutup dengan pagelaran budaya Indonesia yang mencakup pentas tarian Indonesia seperti tor-tor, jaipong, merak, giring-giring, serta tari payung. Pada akhir acara, para penonton diajak menari poco-poco.

Dubes Indonesia di Bern merangkap Keharyapatihan Liechtenstein mengatakan, hubungan bilateral Indonesia dengan Liechtenstein terus ditingkatkan dalam berbagai bidang.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Indonesia berharap untuk dapat lebih dikenal di Liechtenstein. "Semoga tamu yang hadir dapat mempertimbangkan Indonesia sebagai negara tujuan wisata selanjutnya," ujarnya.

Keharyapatihan Liechtenstein merupakan negara non-Uni Eropa berpopulasi 35.000 jiwa. Indonesia membuka hubungan diplomatik dengan Liechtenstein sejak November 2008.
 

You may also like

Demo Masak Hingga Membatik Meriahkan Indonesia Day Di Liechtenstein