Karena 6 Faktor ini, Bisnis Online Anda akan GAGAL

- Umum

Carapandang.com - Jumlah entrepreneur di Indonesia masih tergolong sedikit dibandingkan dengan Singapura dan negara Asia lainnya. Sekarang  ini Indonesia baru mencapai jumlah 1,5-1,6%. Padahal, minimal suatu negara semestinya memiliki 2% entrepreneur. Sedangkan Singapura yang notabene negara kecil sudah memiliki 10 % entrepreneur, Malaysia 5%, Thailand 4,5%, dan Vietnam 3,3%.  

Dengan perkembangan teknologi dan internet saat ini, seharusnya Indonesia akan mampu menaikkan jumlah entrepreneur. Tentu hal ini memerlukan kerja sama antara pemerintah dengan para entrepreneur, paling tidak dalam pengunaan medium internet untuk mengembangkan bisnis mereka. 

Kenyataannya, medium internet masih belum digunakan secara maksimal oleh para entrepreneur Indonesia - ada yang ingin menggunakannya tapi tidak tahu caranya. Padahal internet adalah medium yang mumpuni yang bisa mendongkrak bisnis. Salah satu contoh entrepreneur yang sukses menggunakan medium internet untuk memasarkan produknya adalah adalah Rendang Uni Farah (www.rendangunifarah.com). Kini pesanannya sudah merambah ke mancanegara. 

Ada banyak faktor, kenapa para entrepreneur belum mendapatkan kesuksesan padahal sudah menggunakan medium  internet. Inilah 6 faktor yang perlu entrepreneur ketahui jika ingin menggunakan medium internet secara maksimal:

1. Lupa mengembangkan versi mobile 

Kebanyakan website para entrepreneur susah diakses menggunakan perangkat mobile. Mereka membuat website namun lupa mengembangkan untuk versi mobile-nya. Versi mobile dapat menjadi pintu gerbang calon konsumen Anda melihat-lihat produk lebih lama dan bahkan membelinya kemudian. Jadi, ketika mengembangkan sebuah website untuk produk Anda, pikirkan juga mengembangkan versi mobile-nya. Percayalah sebagus apapun website tersebut, jika hanya bisa diakses versi desktop tapi susah diakses di handphone atau smartphone maka calon konsumen  akan segera meninggalkan Anda.

2. Anti Media Sosial

Entrepreneur  lupa terhadap platform media sosial, mereka lupa mengintegrasikannya ke website. Atau sebaliknya, mereka lupa mengintegrasikan website ke media sosialnya. Nah, jika Anda mempunyai akun Facebook, Instagram, Twitter, Google+, LinkedIn, dan lain-lain, jangan lupa untuk mengintegrasikannya ke website. Beruntungnya, saat ini semua platform media sosial sudah terintegrasi dengan website. Jadi, ketika Anda meng-update konten website maka secara otomatis akan ter-update di media sosial. Perlu diketahui, platform media sosial ini sangat ampuh untuk mendapatkan traffic website. 

3. Tidak ada email ber-link

Entrepreneur lupa untuk me-link-kan email yang dicantumkan di website. Calon konsumen tidak diberikan kemudahan untuk mengklik email tersebut. Kebanyakan website hanya menaruh alamat email dan hanya bisa di-copy/paste. Seyogyanya Anda tidak hanya menaruh alamat email saja namun harus bisa diklik sehingga langsung ke email yang dituju. Mudahkanlah calon konsumen ketika mereka membutuhkan informasi lebih lanjut tentang produk Anda. Just click and go!

4.  Tidak membuatkan form isian

Entrepreneur lupa dengan yang satu ini, yaitu form isian. Mereka tidak memberikan form isian di website-nya. Calon konsumen, terkadang ingin menanyakan beberapa hal terkait produk Anda. Hal ini akan lebih mudah dan cepat jika Anda menyiapkan form isian di website tersebut. Form isian juga berguna untuk menjaring database calon konsumen. Perlu diingat, ketika Anda akan membuatkan form isian, buatkanlah sesingkat mungkin. Jangan terlalu banyak kolom yang harus diisi. Cukup kolom nama lengkap, email, nomor handphone, dan komentar.

5. Nomor telpon susah dihubungi

Terkadang, calon konsumen ingin cepat menghubungi Anda. Menghubungi melalui telepon adalah cara terbaik. Namun, terkadang beberapa nomor telpon yang ada di website susah dihubungi. Jadi, pastikan nomor telpon yang Anda taruh di website adalah nomor aktif, sehingga ketika calon konsumen menelpon, mereka bisa menghubunginya. Sebaiknya, cantumkan juga nomor telpon lokal untuk melengkapi nomor handphone. 

6. Lupa SEO

Para entrepreneur sering lupa pada SEO (Search Engine Optimization). Penyebab yang paling umum adalah ketidaktahuan tentang SEO dan bagaimana menggunakannya dengan baik dan benar. Padahal SEO sangat penting untuk sebuah website, karena hal ini membantu calon konsumen untuk menemukan website dan produk Anda.  

Bagi pemula, ada banyak tools gratis yang sudah disiapkan oleh para developer SEO. Anda hanya perlu memastikan keyword yang sesuai dengan produk Anda. Anda bisa menggunakan Google Adwords untuk mencari keyword-keyword yang populer dan sesuai dengan produk Anda. Plugin SEO pun sangat banyak, Anda hanya tinggal meng-install plugin tersebut di website Anda, kemudian masukan keyword yang relevan. Selamat mencoba, mari majukan dunia wirausaha di Indonesia. Entrepreneur Go Online! (cus) 

You may also like

Karena 6 Faktor ini, Bisnis Online Anda akan GAGAL