Kebahagiaan Keluarga Terletak Pada Pemimpin Yang Hebat Dan Peran Besar Seorang Istri

Kebahagiaan Keluarga Terletak Pada Pemimpin Yang Hebat Dan Peran Besar Seorang Istri

- Inspirasi
209

Laki-laki itu adalah pemimpin bagi suatu keluarga, dan pemimpin dalam rumah tangga yang hebat adalah suami yang sanggup bersabar dalam egonya, mau mendengar pendapat pasangannya, menerima setiap saran dengan hati terbuka, mengayomi dan memuliakan istrinya dengan cara yang menenangkan.

 

SEMANGAT45.CO – Laki-laki itu adalah pemimpin bagi suatu keluarga, dan pemimpin dalam rumah tangga yang hebat adalah suami yang sanggup bersabar dalam egonya, mau mendengar pendapat pasangannya, menerima setiap saran dengan hati terbuka, mengayomi dan memuliakan istrinya dengan cara yang menenangkan.

Jiwa kepemimpinan yang baik akan menghadirkan daya juang yang kuat untuk terus memberikan yang terbaik bagi keluarganya. Dengan tugas beratnya sebagai seorang pemimpin dalam rumah tangga, maka sorang suami tak pernah lelah dalam meningkatkan kualitas dirinya sebagai seorang pemimpin dan sebagai hamba Allah yang pantas dicinta.

Tentu tugas sebagai seorang pemimpin bagi rumah tangga tidaklah mudah. Ada tanggung jawab besar yang harus dipikul dalam kesehariannya. Seperti memastikan istri dan anak-anaknya hidup secara aman serta nyaman, mendidik keluarganya agar tercipta sebuah peradaban yang akan membawa kebaikan, dan memberikan solusi dan keputusan atas setiap permasalahan yang ada dalam keluarga.

Sesungguhnya membahagiakan istri bukanlah suatu perkara yang sulit. Banyak cara sederhana yang mudah untuk dilakukan. Salah satunya adalah dengan menjalin komunikasi yang baik dengan rajin mengabari dirinya, memberikan kata-kata apresiasi kepadanya, atau memberikan semangat ketika rasa lelah mulai menderanya. Jangan tiba-tiba hilang, sulit dihubungi, apalagi sampai menghadirkan orang kedua dalam kehidupannya.

Berbicara tentang orang kedua, bagi setiap wanita adalah suatu hal yang sifatnya sangat sensitif. Bukan menentang poligami, hanya saja banyak istri yang belum siap jika harus membagi cintanya dengan wanita lain.

Ketahuilah, setiap istri memiliki ujian dan amanah yang tak kalah hebatnya dari seorang suami. Ia mengandung selama 9 bulan, melahirkan dengan susah payah, dan menjadi madrasah pertama bagi anak-anaknya. Suatu fase yang amat berat dan membutuhkan perjuangan yang hebat, mempertaruhkan hidup dan matinya untuk menyelesaikan fitrah perempuan dalam dirinya.

Menyakiti istri baik fisiknya maupun batinnya, merupakan kekerasan yang seharusnya dihindari, juga sesuatu yang mendatangkan dosa bagi para suami. Sebaliknya, membahagiakan istri adalah bagian dari kewajiban seorang suami.

Kuatnya suatu keluarga tidak hanya karena peran suami sebagai kepala keluarga, tetapi juga adanya peran istri yang sholeha. Dalam perjalanan cinta yang telah dilalui bersama, kesetiaan seorang istri yang mendampingi suami sejak suami belum memiliki apa-apa, hingga Allah menurunkan limpahan rezekiNya. Perlu dipahami bahwa limpahan rezeki yang datang tidak lepas karena doa dari istri yang sholehah.

Begitu juga dengan tumbuh dan kembangnya anak serta kesuksesan anak dalam bidang akademik tentunya hal ini juga tidak lepas dari peran seorang istri dalam mendidiknya dengan penuh cinta dan kesabaran

Barangkali  seorang istri memang tidak selalu memiliki apa yang suami inginkan darinya, namun seorang istri memiliki semua yang  suami butuhkan, temukanlah kebahagiaan itu dalam diri  seorang istri dengan penuh rasa syukur.

Teruslah untuk menguatkan komitmen pernikahan, agar rumah tangga yang dibangun senantiasa kokoh dalam balutan cinta yang tak pernah padam.

You may also like

Kebahagiaan Keluarga Terletak Pada Pemimpin Yang Hebat Dan Peran Besar Seorang Istri