Kenali Penyebab Sakit Kepala Setelah Bangun Tidur

- Umum

Sakit kepala bisa terjadi kapan saja, termasuk ketika kamu bangun tidur di pagi hari. Untuk mencari obatnya, kamu harus lebih dulu tahu apa yang menyebabkannya.

SEMANGAT45.CO –  Sakit kepala bisa terjadi kapan saja, termasuk ketika kamu bangun tidur di pagi hari. Untuk mencari obatnya, kamu harus lebih dulu tahu apa yang menyebabkannya.

Tidur yang cukup membuat kamu jadi rileks dan kembali segar setelah beristirahat. Akan tetapi, tak jarang kamu justru merasakan sakit kepala saat terbangun. Menurut sleep.org, hal ini sering menyerang hampir 80 persen orang yang memiliki kondisi tidur atau riwayat penyakit tertentu. 

Rasa sakit yang dialami seperti berputar, jalan menjadi tidak seimbang hingga pandangan yang gelap seketika membuat kamu sulit beranjak dari tempat tidur dan mual pada perut. Mengalami sakit kepala saat bagun tidur, sebenarnya bisa disebabkan karena beberapa hal berikut ini. 

1. Tekanan Darah Rendah 

Kurangnya vitamin B12 pada seseorang bisa menyebabkan terkena tekanan darah rendah. Hal ini juga memicu terjadinya gangguan jantung, pendarahan saat hamil dan dehidrasi, karena tubuh kekurangan sel darah merah. 

Pada saat tidur, biasanya tubuh menghabiskan banyak cairan dan hal inilah yang akhirnya menyebabkan penderita tekanan darah rendah merasa pusing karena kurangnya asupan vitamin B12 dan tubuh mengalami dehidrasi. Selain rasa pusing, biasanya kamu sering merasakan kesemutan, mudah mengantuk dan tidak napsu makan. 

2, Migrain

Migrain adalah sakit kepala yang biasanya dimulai pada satu sisi kepala, tetapi dapat menjalar memengaruhi kedua belah sisi. Penyebab mingrain belum diketahui pasti, tapi dicurigai fungsi otak yang tidak wajar jadi memengaruhi sinyal saraf, zat kimia, dan pembuluh darah di otak.

50 Persen orang yang mengalami sakit kepala saat bangun tidur memiliki riwayat penyakit migrain atau sakit kepala sebelah. Rasa pusing yang kamu alami biasanya terjadi pada pukul 04.00 sampai 09.00 WIB.

Pada waktu tersebut biasanya kualitas tidur mulai gelisah dan tidak nyaman. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan kamu  mengalami sakit kepala dan mata berkunang-kunang saat terbangun. 

3. Insomnia

Kurang tidur akan meningkatkan hormon stres (kortisol dan adrenalin) yang dapat meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung. Kurang tidur juga meningkatkan jumlah hormon tiroid dalam tubuh, sehingga menyebabkan peningkatan tekanan darah dan gangguan aliran darah yang keluar dari jantung. Hal ini menyebabkan otot jantung bekerja lebih keras dari yang seharusnya. Pada akhirnya, semua respon berantai ini bisa menyebabkan sakit kepala di pagi hari.

Beberapa gangguan tidur, seperti insomnia, sleep apnea, dan bruxism (kebiasaan menggemeretak gigi saat tidur) juga bisa membuat kamu sulit tidur nyenyak.

Penderita insomnia atau pola tidur yang tidak teratur cenderung memiliki potensi lebih besar mengalami sakit kepala saat bangun tidur. Jika terbiasa tidur dengan jam yang tidak teratur, maka sistem hipotalamus, salah satu bagian otak yang berfungsi mengatur jam tidur seseorang menjadi terganggu.

Maka tak tidak heran, pada saat terbangun kamu menjadi sangat pusing, karena jam biologis di dalam tubuh secara alami akan ikut berubah.

4. Terbangun secara Mendadak

Bunyi alarm atau telepon hingga mimpi buruk sering membuat kamu terbangun secara tiba-tiba, yang menyebabkan kepala menjadi pusing. Hal ini membuat otak belum bekerja maksimal.

Maka aliran oksigen di dalam kepala belum sepenuhnya mengalir sempurna ke seluruh tubuh yang menyebabkan keseimbangan Anda terganggu, merasakan pusing dan mual.

5.Kondisi serius

Jika keluhan sakit kepala Anda tidak kunjung hilang setelah diobati dan bukan disebabkan oleh beragam hal di atas, mungkin penyebabnya adalah sesuatu yang lebih serius.

Kanker otak sering menyebabkan sakit kepala parah yang berkelanjutan, terutama di pagi hari. Ini adalah akibat adanya peningkatan tekanan otak selama berbaring di tempat tidur dalam jangka waktu lama.

Kemudian, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) juga menunjukkan gejala yang sama. PPOK membuat kamu sulit bernapas dengan baik. Akibatnya, karbon dioksida menumpuk di dalam tubuh dan mengalir ke otak (bukannya oksigen). Asupan karbon dioksida dapat menyebabkan sakit kepala.

Selain itu, kadar gula darah rendah pada malam hari yang dialami pasien diabetes juga bisa menyebabkan sakit kepala ketika bangun pagi.

Jika kamu merasakan sakit kepala setiap bangun tidur dan selalu dirasakan setiap hari maka segera konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk mencari tahu penyebab pastinya dan pengobatannya yang tepat.

You may also like

Kenali Penyebab Sakit Kepala Setelah Bangun Tidur