Selama Bersama One Direction, Liam Payne Merasa Tidak Bisa Kendalikan Dirinya Sendiri

- Musik

"Tidak ada tombol berhenti. Anda tak punya kendali atas hidup Anda. Itu sebabnya saya kehilangan kendali penuh atas segalanya," kata Payne.

SEMANGAT45.CO -  Menjadi salah satu personel dalam boyband One Direction, Liam Payne ternyata tidak seindah yang kita bayangkan. Di balik kesibukkannya sebagai artis papan atas pada masa itu ternyata meninggalkan sebuah kesan yang tidak mengenakan. 

Saat berbicara di podcast Table Manners With Jessie Ware, Liam Payne mengungkapkan jika dirinya tetap berada dalam boyband bentukan Simon Cowell tersebut, itu akan 'membunuhnya'.

Sebagai boyband yang sangat terkenal dia merasa tidak memiliki kehidupan pribadi. Kesibukannya dalam bekerja benar-benar membuatnya seperti tidak menikmati hidup seperti orang pada umumnya.

"Tidak ada tombol berhenti. Anda tak punya kendali atas hidup Anda. Itu sebabnya saya kehilangan kendali penuh atas segalanya," kata Payne, mengutip NME dan diberitakan CNNIndonesia. 

Hal yang dialami selama dalam One Direction ini membuat dia merasa kesulitan mempelajari dirinya sendiri. Ia menceritakan sempat kesulitan menjawab pertanyaan terapis dalam salah satu sesi. "Saya ingat masuk ke dalam ruang terapi dan ia bertanya, 'Apa yang ingin Anda lakukan?'. Saya belum tahu. Saya hanya hidup seperti bintang pop penyendiri yang takut pada orang, yang hanya tinggal di dalam sepanjang waktu," ujarnya.

Ia menambahkan, "Itu akan membunuh saya."

Ketika One Direction mulai menunjukkan tanda-tanda tak bakal bertahan, Payne juga merasa ketakutan. Baginya, saat itu hanya dua pilihan, yaitu 'menjadi bintang muda yang bakal meninggal kapan saja atau melanjutkan kehidupan'. Liam Payne memilih yang kedua. Pada 2016, ia mengikat kontrak dengan Republic Records, lalu merilis Strip That Down pada 2017. Setahun kemudian, ia meluncurkan mini album bertajuk First Time.

Payne berhasil bertahan tanpa One Direction. Ia juga kerap berkolaborasi, seperti bersama Zedd dalam Get Low, bersama Rita Ora di For You, serta dalam lagu terbarunya, Stack It Up dengan A Boogie wit da Hoodie.

Payne menilai, kesuksesan bagai koin yang memiliki dua sisi. "Keberhasilan adalah bagian yang akan membunuhmu, lebih dari segalanya," katanya. "Kesuksesan itu menakuti saya. Saya bahkan tidak tahu apa yang harus dilakukan dengannya," tuturnya.

You may also like

Selama Bersama One Direction, Liam Payne Merasa Tidak Bisa Kendalikan Dirinya Sendiri