Berimajinasi untuk Menggapai Mimpi

- Motivasi

Imajinasi dan pengetahuan itulah yang lalu di-fusion, baru deh jadi kombinasi yang asyik.

Imagination is more important than knowledge – Albert Einstein

Sudah pada kenal dengan Albert Einstein kan? Beragam teori dari Einstein menjadi pondasi dari pengembangan sejumlah ilmu pengetahuan kontemporer. Salah satunya adalah teori relativitas waktu. Teori relativitas waktu sendiri bukan sekadar utak-atik hitungan, tapi ada imajinasi yang berperan.

Einstein menciptakan teori relativitas waktu, bermula dari day dreaming. Nah gimana nih kalian masih percaya dengan kekuatan imajinasi atau tidak? Ketika bocah, imajinasi kayaknya menghambar dan kuat arusnya. Tapi makin kita tua, perlahan imajinasi rasa-rasanya menyusut. Kita dihadapkan pada sejumlah kenyataan yang terkadang bikin nyesek.

Kenyataan bahwa cinta kita bertepuk sebelah tangan, kenyataan bahwa mimpi kita terlalu absurd dan gagal diterapkan, dan lain sebagainya. Ditambah lagi pola pendidikan di negeri ini menjinakkan daya imajinasi. Iya nggak. Klo lu masih mengkhayal tingkat tinggi dianggapnya kagak dewasa, kayak anak-anak. Dan stempel itu dilekatkan dari guru-guru, teman sepermainan, teman tapi mesra (eh..)

Punya banyak pengetahuan bukan berarti nggak penting ya. Tapi penting banget punya imajinasi dan pengetahuan. Imajinasi dan pengetahuan itulah yang lalu di-fusion, baru deh jadi kombinasi yang asyik. Selamat berimajinasi ya..

Berita Terkait

You may also like

Berimajinasi untuk Menggapai Mimpi