Ini Perbedaan Antara OSN & IJSO Menurut Wilsen Chandra Putra

- Motivasi

Jadi kalau IJSO dikasih rumus, kita perlu pakai logika untuk menyelesaikannya.

CARAPANDANG.COM - Pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SMP Tahun 2017 yang berlangsung di Pekanbaru, Riau pada tanggal 2-8 Juli 2017, Wilsen Chandra Putra berhasil meraih medali perak OSN bidang IPA. Wilsen pun terpilih untuk masuk di Tim A Indonesia pada ajang International Junior Science Olympiad (IJSO) 2017. Bersama rekan setimnya Lugas Firdinand Hamdi, Peter Addison Sadhani, siswa SMP Sutomo 1 Medan ini berhasil membuat bangga Indonesia di kancah internasional. Wilsen berhasil meraih medali emas pada The 14th International Junior Science Olympiad yang dihelat di Arnhem-Nijmegen, Belanda tanggal 3-12 Desember 2017.

Wilsen yang dikhususkan untuk mengerjakan soal Fisika di IJSO 2017 merasa beruntung dapat menjalani pengayaan materi di training center selama 3 bulan. Baginya itu merupakan bekal berharga untuk berkompetisi di IJSO 2017 yang dinilai memiliki tingkat soal yang rumit dan kompleks.

“Untuk soal pilihan berganda sama teori, soalnya lumayan karena soalnya lebih panjang dari biasanya. Terus lebih kompleks, jadi butuh waktu lebih berpikirnya. Sementara kalau soal eksperimen lumayan banyak pertanyaannya, jadi harus punya manajemen waktu yang cukup,” urai siswa kelas IX SMP Sutomo 1 Medan ini.

“Kita kan di tim ini sudah ada pembagian. Jadi siapa yang akan ngerjain Fisika, Biologi, Kimia. Kebetulan saya ngerjain Fisika. Jadi saya ngerjain Fisika sampai habis. Kalau sudah selesai saya bisa membantu yang lain,” ungkap Wilsen mengenai pembagian tugasnya dengan Peter dan Lugas rekan setimnya di tim A Indonesia. Peter Addison Sadhani mampu meraih medali emas IJSO 2017, sedangkan Lugas Firdinand Hamdi berhasil merengkuh medali perak IJSO 2017.

Bagi Wilsen yang telah mengharumkan nama Indonesia, dengan mengikuti IJSO memberikan spektrum lebih bagi dirinya untuk menghadapi ragam lomba sains. Ia sendiri memandang terdapat perbedaan antara lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN) dengan International Junior Science Olympiad (IJSO).

“Ada perubahan besar sih terutama dalam bentuk soal-soalnya. Soal IJSO lebih banyak berlogika daripada soal OSN. Kalau soal IJSO karena kebetulan lokasinya di Belanda. Jadi sistem edukasi di Belanda tidak perlu menghafal rumus kayak begitu. Sementara kalau OSN kita nggak dikasih rumus. Jadi kalau IJSO dikasih rumus, kita perlu pakai logika untuk menyelesaikannya,” ujar Wilsen Chandra Putra seperti dilansir situs ditpsmp.

Berita Terkait

You may also like

Ini Perbedaan Antara OSN & IJSO Menurut Wilsen Chandra Putra