Jujur Akan Menjauhkan Kamu Dari Kegelisahan Dan Mendatangkan Kebahagiaan

- Words

Jujur bermakna keselarasan antara berita dengan kenyataan yang ada. Jadi, kalau suatu berita sesuai dengan keadaan yang ada, maka dikatakan benar/jujur, tetapi kalau tidak, maka dikatakan dusta. Kejujuran itu ada pada ucapan, juga ada pada perbuatan, sebagaimana seorang yang melakukan suatu perbuatan, tentu sesuai dengan yang ada pada batinnya. 

SEMANGAT45.CO –  Kalimat jujur sangatlah mudah diucapkan namun tidaklah mudah untuk dilakukan karena tidak semua orang bisa berlaku jujur dalam kehidupan sehari-hari.

Sifat jujur perlu diajarkan sejak dini kepada anak-anak sehingga jika kelak dewasa menjadi pribadi yang jujur, karena jika seseorang sudah berani tidak jujur atau berbohong maka hal ini akan menciptakan kebohongan berikutnya untuk menutupi kebohongan sebelumnya dan ini akan menjadi kebiasaan dalam kehidupannya.

Banyak orang yang tidak jujur dalam kesehariannya, misal: saat berdagang dengan menyampaikan sudah ada yang nawar sebelumnya padahal tidak ada yang nawar, adanya perselingkuhan dalam hubungan suami istri, melakukan manipulasi dalam bekerja yang mengakibatkan banyak orang menjadi koruptor dikarenakan tidak jujur.

Jujur bermakna keselarasan antara berita dengan kenyataan yang ada. Jadi, kalau suatu berita sesuai dengan keadaan yang ada, maka dikatakan benar/jujur, tetapi kalau tidak, maka dikatakan dusta. Kejujuran itu ada pada ucapan, juga ada pada perbuatan, sebagaimana seorang yang melakukan suatu perbuatan, tentu sesuai dengan yang ada pada batinnya. 

Jujur merupakan satu sifat Nabi Muhammad SAW, shiddiq. Karena kejujurannya, beliau disegani oleh sahabat-sahabatnya maupun pihak lawan, sehingga kejujurannya dikenang dan dipuji hingga saat ini.

Jujur merupakan sikap keterbukaan, namun bukan buka-bukaan. Sedangkan lawan dari sikap jujur adalah bohong yaitu sikap menutup-nutupi kebenaran, manipulasi dan korupsi.

Dalam sebuah interaksi ada kepercayaan, dan kepercayaan inilah kunci dari suksesnya muamalah seseorang. Dalam bermuamalah dibutuhkan kejujuran dan kepercayaan. Jujur dan percaya merupakan hukum sebab akibat. Sebuah kepercayaan lahir dari perilaku. Salah satu akibat tidak adanya sifat jujur adalah hilangnya kepercayaan orang lain. Jika kepercayaan orang hilang maka kerugianlah yang akan di derita si pembohong. Mari kita mencoba menyimak diri dengan bertanya adakah di dunia orang yang mau berhubungan dengan orang yang tidak jujur?, tentunya tidak mau.

Ketika orang yang menderita kegelisahan banyak yang merasa seolah mereka mendapat serangan jantung. Faktanya banyak gejala penyakit yang berhubungan dengan syaraf bisa sangat mengancam nyawa. Salah satu gejalanya adalah perasaan sesak di dada. Sesak di dada dapat menyebabkan seorang yang gelisah sebenarnya dapat menyebabkan masalah – masalah kesehatan lain. Maka dari itu hindarilah perasaan gelisah dan sifat – sifat negative lainnya.

Dampak dari kejujuran bagi pribadi adalah kedamaian, ketenangan dan kedamaian hidup, yang berujung pada kebahagiaan. Sedang kebohongan apakah itu terungkap atau tidak, ia akan melahirkan ketakutan, kegelisahan, was-was dan kegelisahan. Untuk itu mari kita mencoba untuk memaknai hidup dengan berusaha untuk selalu berkata dan berlaku jujur.

You may also like

Jujur Akan Menjauhkan Kamu Dari Kegelisahan Dan Mendatangkan Kebahagiaan